PROFIL SINGKAT IKATAN SANTRI DAYAH
(ISDA)
MEUREUDU DAN MEURAH DUA KAB. PIDIE
JAYA
A.
Profil Singkat
Dayah di Aceh adalah lembaga
pendidikan yang lahir dalam masyarakat secara mandiri. Kehadirannya dalam
masyarakat selain menjalankan peran pendidikan juga berfungsi sebagai mitra
masyarakat dalam menyelesaikan berbagai problem sosial. Sejarah dayah masa lalu
adalah sejarah yang penuh dengan partisipatif. Namun berbagai perubahan yang
terjadi dalam masyarakat akibat implikasi dari globasisasi pada era modern ini
sedikit demi sedikit telah meminggirkan peran-peran tersebut. Hal ini terjadi
karena Dayah sendiri sebagai entitas yang seharusnya juga berkembang ternyata
tidak respon dengan perubahan sendiri. Akibatnya dayah tidak mampu lagi
memberikan kiprahnya lagi yang sesungguhnya sangat diharapkan dalam kondisi
masyarakat sekarang.
Kondisi seperti ini ternyata
kemudian cepat disadari oleh santri-santri dayah yang kemudian menyuarakan dan
merespon tuntutan perubahan tersebut. Paradigma perubahan tersebut semakin hari
juga semakin berkembang. Banyak hal-hal yang dianggap tabu dan terlarang oleh
Dayah pada masa lalu, sudah mulai dijalani oleh masyarakat dayah sekarang ini.
Namun pada kenyataannya melakukan perubahan tersebut perlu kekompakan dan
kebersamaan sebagai penunjang yang mampu mengembalikan kejayaan masa lalu.
Untuk menunjang itu dayah tidak mampu mandiri. Dayah perlu dukungan berbagai
sumber baik itu berupa dukungan sumber daya manusia maupun sumber daya
material.
Permasalahan klasik yang
dihadapi oleh Dayah di Aceh secara umum adalah lemahnya budaya dakwah, meneliti
dan mengkaji dikalangan masyarakat Dayah.
Kalau dicermati secara mendalam semua
problem di atas saling terkait dan berhubungan sebab-akibat antara satu dengan
lainnya. Dalam arti kelemahan di satu bidang akan berkonsekuensi pada kelemahan
di bidang-bidang yang lain. Misalnya kelemahan di bidang dakwah akan berakibat
kepada lemahnya pengaruh santri dikalangan masyarakat yang menunjang
pendidikan.
Sebagai jawaban dari belenggu persoalan
tersebut adalah membangun kekompakan dan persaudaraan melalui kekuatan
intelektualitas santri secara bersama. Gagasan ini menjadi mungkin untuk
dijalankan serta dievaluasi melalui sebuah lembaga yang dibangun secara
bersama. Untuk maksud itulah Ikatan Santri Dayah (ISDA) dilahirkan.
Organisasi ISDA adalah sebagai organisasi
santri dalam wilayah Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua merasa berkewajiban
untuk menciptakan suatu kehidupan masyarakat religius, karena itu kami sangat
mendukung pemerintah dalam mewujudkan suatu konstrusi masyarakat yang Islami
dan bersyari`ah.
B.
Pusat Administrasi
Pusat administrasi Ikatan Santri Dayah (ISDA)
ini sementara beralamat di komplek Balai Pengaajian Irsyadul `Ulum Al Aziziyah Gampong
Dayah Kruet Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya
C.
Pengurus
1.
Pengarah : MUSPIKA Kec. Meureudu
dan Meurah Dua
:
2.
Dewan Penasehat
a.
Ketua :
b.
Anggota :
:
:
3
Dewan Pimpinan
a.
Ketua Umum :
b.
Sekretaris Umum :
c.
Bendahara Umum :
d.
Kabid Safari Ramadhan :
e.
Kabid Musabaqah :
f.
Kabid Dokumentasi,Publikasi
Dan Informasi :
D.
Visi
1.
Untuk mempererat silaturrahmi sesama santri yang ada di
Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua yang belajar diberbagai Pesaantren di Aceh
maupun di luar Aceh.
2.
Organisasi ini diharapakan menjadi pelopor eksistensi
para santri dan diharapkan turut terlibat aktif dalam menjawab tantangan zaman
dengan mengajak para santri dayah di Aceh untuk segera ikut berkiprah dalam
dunia dakwah dan mengcounter berbagai isu-isu keagamaan yang berkembang di
masyarakat
3.
Memasyarakatkan santri dayah, dan mendayahkan masyarakat
4.
Menyampaikan dakwah kepada masyarakat dan membina
masyarakat yang ta`at kepada nilai-nilai Agama
5.
Belajar beradaptasi dengan masyarakat
E.
Misi
1. Menciptakan
generasi muda cinta akan agama sejak dini
- Terbangun kegiatan yang berkembang menjadi sebuah
aktivitas dan ibadah bahkan pemikiran yang diberikan menjadi amal yang
borientasi untuk memperkuat agama dan aqidah ummat.
- Terjalinnya silaturrahmi dan persaudaraan yang kuat
lewat aktivitas yang berkesinambungan
- Berkembangnya pendakwah-pendakwah dari santri yang
berbasis kerakyatan dan terorganisir secara profesional.
5. Meningkatkan dan
memacu generasi muda untuk mempelajari agama dalam usaha mencerdaskan kehidupan
bangsa
F.
Kegiatan
1.
Safari Ramadhan
2.
Pesantren kilat
3.
Musabaqah
4.
Dakwah Islamiyah
G.
Program lanjutan
1.
Melanjutkan kegiatan rutinitas pada Bulan Ramadhan
H.
Penutup
Profile ini pada dasarnya dibuat untuk
memperkenalkan ISDA baik kepada komunitas dayah maupun kepada masyarakat secara
luas. Semua catatan dan ketentuan yang tersebut dalam profile ini adalah
menjadi aturan yang mengikat. Masih banyak rencana kegiatan yang masih dapat dibangun dan dikembangkan
oleh komunitas ISDA. Semakin banyak anggota yang bergabung dalam ISDA semakin
besar potensi yang dapat kita lakukan. Dan yang pasti sebagaimana maksud sebuah
hadits Nabi bahwa semakin kuat silaturrahmi yang terjalin, maka semakin besar
muara rezeki dan ridha yang diberikan oleh Allah SWT.
Meureudu, 19 November 2010
Panitia,
Tgk. M. Rusydi Muhammad